PCNU Way Kanan : Kerja Keras dan Kematangan Ideologi sebagai Jawaban Tantangan Organisasi NU

KH Nurhuda, Ketua PCNU Way Kanan, Lampung (Batik Hitam) dalam kegiatan Bhakti Ramadhan di Kecamatan Kasui. (Foto oleh PCNU Way Kanan/MWC NU Kecamatan Kasui) 



Way Kanan, Gemilang Total - Tantangan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) ke depan semakin banyak dan berat. Diperlukan kerja keras dan kematangan ideologi guna melaluinya.

Demikian hal tersebut disampaikan Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, KH Nurhuda di Blambangan Umpu, Rabu (12/5).

"Tantangan paling nyata di depan mata ialah mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab NKRI merupakan amanah para pendahulu dan pendiri NU yang harus terus dijaga," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al Muhsin Kampung Negeri Batin, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan itu.


    Lihat artikel lain yang mungkin anda suka! "Ketua NU Lampung Sampaikan 3 Pendekatan Guna Memberantas Narkoba"


Kepada generasi muda NU ia berpesan untuk selalu senantiasa mengobarkan api semangat, sebagaimana para ulama, kiai, dan pendiri NU guna mempertahankan keutuhan NKRI. 

Selain itu pula, Kiai Huda, sapaan karibnya itu mengambil sebuah ungkapan, Alhaqu Bila Nidhom, Yaglibuhu Batilu Binidhom; artinya kebenaran yang tidak di organisir, akan dikalahkan dengan kejahatan yang di organisir.

"Sudah barang tentu kita sebagai bangsa Indonesia dengan amalan yang kita miliki seperti yasinan, tahlilan, maulidan, bershalawat kepada Nabi dan lain sebagainya harus kita rawat, jangan goyah dengan serangan kaum wahabi yang mengatakan amalan tersebut adalah bid’ah yang sesat, hanya karena kaum wahabi tidak memahami bahwa bid’ah itu ada yang sesat dan ada yang khasanah," tambahnya.

Ia menegaskan, sebagai warga NU amalan-amalan tersebut termasuk dalam bid’ah khasanah dan harus di rawat untuk memperkuat amalan ibadah kepada Allah SWT. 


    Baca juga artikel menarik lainnya : "Kurang Lebih 159 Paket Kebutuhan Pokok DIsalurkan LazisNU Way Kanan Selama Ramadhan"


Kiai Huda juga turut berbangga, pasalnya 15 MWCNU di semua kecamatan se-Kabupaten Way Kanan, di bawah kepemimpinannya telah usai di SK kan dan telah menerima surat keputusan tersebut.

Ia berharap semua pengurus kompak, dapat saling bersilaturahim guna membicarakan kemajuan NU di masing-masing wilayahnya.

"Ujung tombak gerakan NU ada di wilayah ranting dan anak ranting, jadi pengurus di bawah tersebut harus betul-betul menyusul program kerja guna mewujudkan kemandirian organisasi, terlebih di bidang perekonomian," tuturnya.

Selain itu pula, pengurus ranting di harapkan mampu merawat tempat ibadah, baik Mushola ataupun Masjid yang ada di lingkungan sekitar, dengan membuat program kerja berupa grebek Masjid dan Mushola setiap hari Jum'at pagi. Dimulai dari menjaga kebersihan, membuat jadwal shalat dan petugasnya, mengadakan pengajian, serta menciptakan suasana nyaman dalam beribadah. (rls)


--------------------------------------------------------------------------------


Note : Bagi saudara-saudari yang ingin tulisannya dipublikasikan pada "Pojok Pelajar Lampung", bisa dikirim ke redaksi di pecandusastra96@gmail.com . Dengan syarat warta; memenuhi komponen 5 w + 1 h. Untuk Opini, Essai, Puisi, Cerpen, dan lainnya syarat utama harus karya orisinil (bukan plagiat). 

No comments

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();
Powered by Blogger.