Ketua KNPI Way Kanan : Menjadi Pengurus Organisasi, Jangan Menambah Beban
Pojok Pelajar, Way Kanan - Sebagai pengurus tanggungjawab utama ialah mengurusi organisasi dengan sebaik mungkin. Demikian hal itu disampaikan Andi Oktoviandi, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Way Kanan saat memberikan motivasi kepada mahasiswa dalam masa penerimaan anggota baru (Mapaba) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang dilaksanakan di Aula Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Baradatu, Ahad (13/09).
"Jadilah pengurus yang bergerak, berkhidmat, dan mandiri, jangan malah menjadi urusan yang menambah beban," ujarnya.
Sebagaimana akronim PMII, demikian Andi melanjutkan, ialah pergerakan maka sudah sewajarnya siapapun yang terhimpun dalam wadah tersebut harus bergerak. Jika tidak ada gerakan maka itu perkumpulan.
BACA JUGA :
- Jadilah Kader Penggerak NU, Dengan Tidak Menunggu Untuk Digerakkan
- Rosma Sari Pimpin IPPNU Pesawaran Pada Konferensi ke-IV
- Pimpin IPNU Pesawaran, Ini Harapan Kharis Fitriadi
Lebih lanjut, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Way Kanan itu juga menghimbau para anggota yang baru di mapaba maupun pengurus PMII untuk aktif mengurusi organisasi tersebut.
Alumnus Pasca Sarjana Universitas Saburai Lampung itu juga mengapresiasi kegiatan PMII yang aktif, khususnya di jenjang pengkaderan.
Sebelumnya PC PMII Way Kanan melalui pengurus rayon tarbiyah dan syari'ah Komisariat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Ma'arif Way Kanan menggelar mapaba di Aula KUA Baradatu, Sabtu dan Ahad (12-13/09/2020). Acara tersebut juga dibarengi dengan pelantikan pengurus rayon. (rds)
LIHAT ARTIKEL LAINNYA :
- Akibat Dari Sholat Dhuha
- BIOGRAFI ABUYA MUHTADI DIMYATHI BANTEN
- BENARKAH CAIRAN TINTA HITAM CUMI-CUMI NAJIS ?
Kirim tulisanmu disini. Tulisan bisa berupa warta, puisi, prosa (cerpen/cermin), opini, dan essay. Bisa langsung melalui email : pecandusastra96@gmail.com dengan syarat tulisan karya sendiri, bukan hasil plagiat, menyertakan foto kegiatan (bagi warta), foto ilustrasi (bagi tulisan karya sastra), dan biodata penulis.

Leave a Comment